MERAIH MIMPI
Semalaman lina tak bisa memejamkan matanya sekejap pun, alasan kongkrit dia tak bisa tidur baru abis hariraya dipandemi ini dia yang terpaksa cuti kuliahnya disemester 4 karena memang keadaan yang menyudutkannya , pihak kampus menekan untuk tidak bisa ikut ngampus disemester berikutnya jika tak bisa bayar setengah dari piutangnya , yang terbilang cukup besar bagi ukuran seorang lina yang berpenghasilan seberapa menyekolahkan 3 putranya di smp dua ,dan di sma satu . Dengan lantangnya dia berkata : " pak saya ambil cuti , tapi saya ingin lihat nilai saya" ucap dia .
Untuk apa ? petugas kampus keheranan, sambil mengerutkan keningnya , mohon maaf ibu lanjut beliau ibu harus tempuh prosedur karena saya takut nanti disalahkan,
Lina menjawab ,jangan hawatir bapak saya tidak akan membawa kemana mana , karena bagi saya sudah terasa sangat menyakitkan dengan beasiswa ini , pikir dia sudahlah, toh saya sudah merasakan apa itu kuliah dan bagaimana kuliah , satu yang pasti saya tdak akan berhenti mengajar, karena diluar sana banyak orang yang tidak tahu dan tidak mengerti apa itu pendidikan anak, dan bagaimana cara mendidik anak dengan baik dan benar . Saya hanya ingin mengadu kepada Allah saja jika memang nilai saya pantas diperjuangkan insyaallah , Allah swt akan memberikan jalan keluarnya , tutupnya sambil pamit pda pihak kampus.
Alarm jam 02: 00 membuyarkan lamunanku yang sebentar - sebentar dengan helaan napasku bertasbih, Subhanallah, Alhamdulillah ya ALLAH , sudah waktunya ku bertemu langsung dengan - MU, akan aku adukan semua pada -MU, apa yang membuat hamba tak bisa tidur. sembari ku bangun dari tempat tidurku dan pergi mengambil air untuk berwudhu. Sholatku, rasanya khusuk sekali tak terasa air mata keluar deras dari awal rakaat hingga rokaat terakhir. aku rasanya jadi orang yang paling beruntung hari ini atau jangan jangan teguran untukku. Ya Allah , aku malu sekali Engkau berikan kekuasaan dari sisi yang tidak diduga sebelumnya seorang dosen mulia yang tidak ingin dikenal kebaikannya telah menelponku, dan telah melunasi piutangku ke kampus. Disatu sisi aku merasa bahagia tapi disisi lain ku takut mengecewakan mereka yang telah begitu baik pada ku, aku menjerit , ya Allah rahasia apa yang akan Engkau berikan kepadaku, hingga Engkau berikan nikmat yang besar tak disangka- sangka disaat hamba sudah menghapus impian kuliahku , aku siap dengan anak anakku yang harus berusaha ku perjuangkan. Ya ALLAH,kubersimpuh diatas sajadah lebih dari 3 jam hingga subuh tiba, tamat semalaman ku tak tertidur sekejap matapun dan besoknya pergi ke kampus cabut cuti.
Singkat cerita dosen satu persatu mengijinkan ku untuk kuliah, minggu ke 9 ku masuk dan harus mengejar ketinggalanku dengan berbagai kendala karena banyak pelajaran baru disemester ini yang harus aku pelajari ,buat Blog, Paper, Spss, Video dll. Hamba hanya memohon satu ya Robb ,kuatkan hamba dalam menjalaninya .
Dengan kejadian ini banyak hikmah yang terkandung dibalik semua kejadian yang pasti ada 3 syarat yang harus kita pegang erat yaitu :
1. Yakinlah bahwa ALLAH itu ada
2. Positif thingking kepada ALLAH , juga pada siapapun, jangan pernah meremehkan oranglain karena belum tentu orang tersebut kecil dimata kita ternyata besar diangkat oleh Kuasa ALLAH semata.
3. Jangan pernah menyerah, terus bekerja dan berusaha semaksimal mungkin. QUN FAYAKUN ALLAH itu ada percayalah !!! yang pasti pantaskan diri kita untuk selalu disayang ALLAH.
Aku yakin mimpi ku adalah suatu kepastian yang akan ALLAH berikan nanti saat kita pantas menerimanya, ALLAH sayang sama kita jika kita tidak kuat menerimanya akan berdosa , sampai jumpa teman, sahabat , guruku tercinta. semoga goresan tanganku yang tak seberapa ini, bisa membawa secercah kebaikan bagi pembacanya.
Komentar
Posting Komentar